Sejak kasus COVID-19 menyebar. Kehidupan manusia sangata berubah akibat adanya prosedur dirumahkan. Kondisi ini berpengaruh pada wanita Jepang yang berprofesi sebagai Gheisa.

Gheisa adalah profesi yang dikhusukan untuk wanita. Mereka yang disebut Gheisa menampilkan tarian dan nyanyian tradisional Jepang. Seperti yang dilakukan oleh Koiku dan Moyu. Seperti dilansir di JAPANTODAY, mereka berdua tinggal di Tokyo, Akasaka.

Akibat pandemi, keduanya harus dirumahkan. Hal ini menyebabkan jadwal panggung mereka diberhentikan hingga pandemi ini usai. Meskipun demikian, kondisi ini tidak membuat mereka tertekan.

Seperti dilansir dair JAPANTODAY, Moyu meningkatkan skill potograpinya. Sedangkan Koiku menghabiskn waktunya dengan membaca manga karya Ozamu Tezuka yang sebelum pandemi tak ada waktu senggan untuk itu.
” Dulu kita sangat sibuk, kita banyak jadwal pentas sampai kurang waktu tidur. Tapi kondisi itu lebih baik dari sekarang. ” Ujar Moyu.

Bagi keduanya, meskipun pandemi tidak membuat mereka terpuruk. Akan tetapi mereka menginginkan hidup normal kembali.